widget audio Thaha

Allah berfirman: "Peganglah ia dan jangan takut, Kami akan mengembalikannya kepada keadaannya semula.."

Thursday, April 22, 2010

Risalah 9

Kupersembahkan Cinta dan Kemuliaan kepada-Mu

KehendakNya terwujud, secara kasyaf (penglihatan ruhani) dan musyahidah (pengalaman-pengalaman ruhani), pada para wali dan badal, yg tak terjangkau nalar manusia dan kebiasaan. Perwujudan ini terbentuk: jalal (keagungan), dan jamal (keindahan). Jalal menghasilkan kegelisahan, pemahaman yg menggundahkan, dan sedemikian menguasai hati, sehingga gejala-gejalanya tampak pada jasmani. Diriwayatkan bila Rasulullah shalat dari dadanya terdengar gemuruh bak air mendidih di dalam ketel karena besarnya ketakutan yg timbul dari penglihatan beliau akan Kekuasaan dan KebesaranNya. Diriwayatkan bahwa pilihan Allah, Nabi Ibrahim as dan Umar sang Khalifah ra juga mengalami keadaan yg serupa.

Mengalami perwujudan keindahan Ilahi merupakan refleksiNya pada hati manusia yg menimbulkan cahaya, keagungan,kata-kata manis, ucapan penuh kasih-sayang dan kegembiraan atas kelimpahan kurniaNya, maqam yg tinggi, dan keakraban denganNya -- yg kepadaNya segala urusan mereka kembali -- dan atas takdir yg telah ditetapkanNya jauh di masa lampau. Inilah kurnia dan rahmatNya, dan pengukuhan atas mereka di dunia ini, sampai waktu tertentu. Ini dilakukan agar mereka tak melampaui kadar cinta yg layak dalam keinginan mereka akan hal itu, dan karenanya, hati mereka takkan berputus asa, kendati mereka jumpai berbagai hambatan atau bahkan terkulaikan oleh hebatnya ibadah mereka sampai datangnya kematian. Ia melakukan ini berdasarkan kelembutan, kasih sayang dan kehormatan, juga untuk melatih agar hati mereka lembut, karena Dia bijaksana, mengetahui, lembut terhadap mereka. Diriwayatkan, bahwa Nabi saw. sering berkata kepada Bilal sang muadzin: "Wahai Bilal, gembirakanlah hati kami," Maksud beliau, hendaklah ia serukan azan agar beliau bisa shalat, guna merasakan perwujudan-perwujudan rahmat Ilahi, sebagaimana telah kita bicarakan. Itulah sebabnya Nabi saw bersabda: "Dan mataku sejuk bila aku shalat."

No comments:

Post a Comment